apa itu RTP dalam slot

Sebagai bagian dari upaya pemulihan populasi, tim konservasi dari ReShark menjalankan program repopulasi hiu zebra yang ambisius. Annisa Fathya, seorang akuaris dari ReShark, menjelaskan bahwa pihaknya mendatangkan telur-telur hiu dari sejumlah akuarium mitra di Australia dan Amerika. Pengiriman pertama telur ini telah dimulai sejak tahun 2020.

Proses Penangkaran dan Persiapan Hidup di Alam Liar

Telur hiu zebra yang berwarna cokelat dengan tekstur kasar itu kemudian dirawat dengan hati-hati hingga menetas. Setelah menetas, anakan hiu tersebut tidak langsung dilepasliarkan. Mereka menjalani masa ‘sekolah’ di dalam kandang laut khusus. Di sana, mereka belajar mencari makan sendiri dan mengasah insting alaminya. Tujuannya jelas: memastikan mereka memiliki keterampilan bertahan hidup yang memadai sebelum benar-benar hidup mandiri di alam bebas.

Pemantauan Ketat dan Kriteria Pelepasliaran

Kondisi dan perkembangan telur serta anakan hiu dipantau secara terus-menerus. Hiu zebra biasanya siap untuk dilepasliarkan ketika mencapai panjang rata-rata 100 sentimeter, yang umumnya dicapai pada usia 7 hingga 8 bulan. Sebagai perbandingan, bayi hiu yang baru lahir berukuran antara 30 hingga 60 sentimeter pada usia dua minggu hingga dua bulan.

Pencapaian dan Dukungan Pemerintah

Hingga 21 Januari 2026, program ini telah berhasil melepasliarkan sebanyak 57 individu hiu zebra. Pelepasliaran individu ke-57, yang diberi nama Morin, menjadi momen spesial karena secara langsung dihadiri dan dilakukan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu. Kehadiran pemimpin daerah ini menandakan dukungan politik yang kuat bagi upaya konservasi ini.

Konservasi Habitat: Kunci Keberhasilan Jangka Panjang

Namun, upaya repopulasi hiu zebra tidak akan efektif jika hanya berfokus pada pelepasliaran. Perlindungan dan pemulihan habitat tempat mereka hidup adalah faktor penentu kesuksesan. Menyadari hal ini, Konservasi Indonesia (KI) bekerja sama dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat telah mengambil langkah praktis.

Salah satu inisiatif penting adalah pemasangan sejumlah mooring atau titik tambat labuh permanen untuk kapal-kapal wisata. Mooring ini berfungsi sebagai tempat parkir kapal yang aman, mencegah jangkar kapal diturunkan secara sembarangan yang dapat merusak dan menghancurkan terumbu karang, yaitu rumah sekaligus sumber makanan bagi hiu zebra dan ribuan spesies laut lainnya.

By admin